Penulis : Shanny Ratman
Editor : Tim mcnnews.id
Ciamis, MCNNEWS.ID – Persib Bandung sukses menjuarai BRI Super League 2025/2026 sekaligus menegaskan dominasinya di pentas sepak bola nasional. Gelar tersebut dipastikan usai Maung Bandung bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada laga terakhir musim di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Meski mengoleksi poin yang sama dengan Borneo FC, yakni 79 poin, Persib unggul dalam head to head sehingga berhak finis di puncak klasemen akhir. Keberhasilan tersebut sekaligus memperpanjang era kejayaan tim asuhan Bojan Hodak di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Musim 2025/2026 pun menjadi salah satu musim paling bersejarah bagi Persib. Tidak hanya sekadar meraih trofi, ada sejumlah catatan menarik yang memperkuat status Persib sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia.
Ribuan Bobotoh merayakan keberhasilan Persib di berbagai sudut Kota Bandung usai laga berakhir. Suasana penuh euforia terlihat di sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api hingga pusat kota.
Berikut sejumlah catatan penting di balik keberhasilan Persib Bandung menjuarai BRI Super League 2025/2026.
Bobotoh Saksikan Musim Bersejarah Persib

1. Persib Tak Terkalahkan di Kandang
Kunci keberhasilan Persib musim ini adalah konsistensi luar biasa saat bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Stadion kebanggaan Bobotoh itu berubah menjadi benteng kokoh yang sulit ditembus lawan.
Atmosfer dukungan Bobotoh juga menjadi faktor penting yang membuat lawan kesulitan mencuri poin di Bandung.
Dari total 17 laga kandang sepanjang musim, Persib berhasil mencatatkan 15 kemenangan dan dua hasil imbang. Dua tim yang mampu menahan Persib di kandang hanyalah Arema FC dan Persijap Jepara dengan skor identik 0-0. Catatan tersebut menjadi bukti kuat bahwa mental dan permainan Persib sangat stabil sepanjang musim.
Baca juga: Persib Bandung resmi juara BRI Super League 2025/2026
2. Jadi Klub Pertama yang Raih Hattrick Juara Era Liga Indonesia

Catatan paling bersejarah musim ini adalah keberhasilan Persib mencetak hattrick gelar liga. Maung Bandung berhasil menjadi kampiun pada musim 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026.
Pencapaian tersebut membuat era kepelatihan Bojan Hodak mulai disebut sebagai “dinasti baru” Persib. Sebelumnya, belum ada klub yang mampu mencatatkan hattrick gelar sejak era Liga Indonesia dimulai pada 1994.
Selain itu, gelar musim ini menjadi trofi kelima Persib di era profesional setelah sebelumnya menjuarai Liga Indonesia 1994/1995, Liga Super Indonesia 2014, Liga 1 2023/2024, dan Liga 1 2024/2025.
3. Rekor Clean Sheet Teja Paku Alam

Performa gemilang Persib pada musim 2025/2026 juga tidak lepas dari solidnya lini pertahanan. Penjaga gawang Teja Paku Alam tampil impresif dan menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Persib mempertahankan konsistensi.
Teja berhasil mencatatkan 19 clean sheet sepanjang musim. Catatan tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Yoo Jae-hoon dengan 18 laga tanpa kebobolan dalam satu musim kompetisi.
Rekor tersebut menunjukkan bahwa Persib tidak hanya tajam di lini depan, tetapi juga memiliki pertahanan yang sangat disiplin dan sulit ditembus lawan.
Persib hanya kebobolan 22 gol dari 34 pertandingan sepanjang musim, menjadikannya salah satu tim dengan pertahanan terbaik di liga.
Baca juga: Kemenangan dramatis Persib Bandung atas PSIM Yogyakarta
Era Keemasan Persib Bersama Bojan Hodak

4. Sentuhan Emas Bojan Hodak Berlanjut
Nama Bojan Hodak kembali menjadi sorotan usai membawa Persib meraih tiga gelar liga secara beruntun. Pelatih asal Kroasia itu dinilai berhasil membangun mental juara sekaligus menjaga stabilitas permainan tim sejak datang menggantikan Luis Milla pada pertengahan musim 2023/2024.
Di bawah tangan dinginnya, Persib menjelma menjadi tim yang sangat konsisten, baik di kandang maupun tandang. Bahkan, Bojan juga sukses meraih penghargaan Pelatih Terbaik selama tiga musim berturut-turut.
Keberhasilan tersebut membuat nama Bojan semakin dicintai Bobotoh. Dalam pesta juara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, spanduk raksasa bergambar Bojan Hodak bahkan menjadi pusat perhatian suporter.
5. Made Wirawan Jadi Figur Spesial Persib

Sosok lain yang ikut mencuri perhatian adalah I Made Wirawan. Mantan kiper andalan Persib itu kini tercatat sebagai bagian dari empat gelar Persib di era Liga Indonesia.
Made Wirawan meraih gelar dengan berbagai peran berbeda. Ia pernah menjadi pemain saat Persib juara pada 2014, lalu beralih menjadi pelatih kiper pada musim 2023/2024 dan 2024/2025. Pada musim ini, Made bahkan merangkap sebagai pelatih sekaligus kiper dalam skuad Persib.
Kisah Made Wirawan menjadi simbol loyalitas dan dedikasi panjang untuk Persib Bandung.
Baca juga: Persib Bandung sukses mengalahkan Persija
Keberhasilan Persib musim ini pun semakin mempertegas posisi klub asal Bandung tersebut sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola Indonesia. Dengan skuad solid, dukungan Bobotoh yang luar biasa, serta kepemimpinan Bojan Hodak, Persib kini membuka peluang untuk menciptakan sejarah yang lebih besar pada musim-musim mendatang.
Dominasi Persib Bandung dalam beberapa musim terakhir menunjukkan konsistensi klub dalam membangun tim yang kompetitif. Dengan dukungan Bobotoh, stabilitas manajemen, dan sentuhan Bojan Hodak, Persib kini semakin kokoh sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Indonesia.
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Follow Instagram MCNNEWS.ID
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook





















