Penulis: Ilham Hidayat
Editor : Tim mcnnews.id
CIAMIS, MCNNEWS.ID – Semangat untuk menuntut ilmu tidak selalu ditentukan oleh usia. Di tengah kesibukan pekerjaan, tanggung jawab keluarga, dan berbagai aktivitas sosial, sejumlah mahasiswa yang menempuh pendidikan tinggi di usia yang tidak lagi muda membuktikan bahwa belajar adalah proses sepanjang hayat. Sabtu (06/06/2026)
Salah satunya disampaikan oleh Asep Yanto, S.H., yang menilai bahwa kuliah bukan hanya tentang memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas diri dan memperluas wawasan.
“Usia bukanlah penghalang untuk menuntut ilmu. Justru dengan pengalaman hidup yang telah dimiliki, proses perkuliahan menjadi lebih bermakna karena dapat dikaitkan langsung dengan realitas yang dihadapi sehari-hari,” ujar Asep.
Menurutnya, keberanian untuk kembali ke bangku kuliah merupakan bentuk investasi masa depan yang tidak akan pernah merugikan. Ia berharap masyarakat tidak ragu melanjutkan pendidikan hanya karena faktor usia.
Baca juga: BEM Nusantara Mendesak Pemerintah
Senada dengan itu, Wawan Kurniawan, S.H. mengatakan bahwa motivasi terbesar dalam menempuh pendidikan di usia dewasa adalah keinginan untuk terus berkembang dan memberikan contoh yang baik bagi generasi muda.
“Banyak orang berpikir bahwa kesempatan belajar hanya milik anak muda. Padahal, belajar adalah hak setiap orang selama masih memiliki kemauan. Kuliah di usia yang lebih matang justru mengajarkan arti kesungguhan dan tanggung jawab,” katanya.
Wawan menambahkan, pengalaman bekerja dan berorganisasi menjadi modal penting dalam menjalani proses akademik. Menurutnya, kedewasaan berpikir menjadi keuntungan tersendiri saat mengikuti perkuliahan.
Baca juga: PMII Ciamis Mendorong MUI Untuk Mengeluarkan Fatwa
Sementara itu, Deni Herdiana, S.H. menegaskan bahwa pendidikan merupakan jalan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia mengajak masyarakat untuk tidak merasa minder atau malu ketika memutuskan kuliah di usia yang tidak lagi muda.
“Yang terpenting bukan kapan kita memulai, tetapi bagaimana kita tetap konsisten menyelesaikannya. Tidak ada kata terlambat untuk belajar selama masih memiliki tekad dan semangat,” ungkap Deni.
Ia menilai bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari usia saat meraih gelar, tetapi dari manfaat ilmu yang diperoleh dan kontribusinya kepada masyarakat.
Ketiga narasumber tersebut sepakat bahwa pendidikan merupakan kebutuhan yang harus terus diperjuangkan. Semangat untuk kuliah di usia yang lebih matang menjadi bukti bahwa belajar tidak mengenal batas umur, status sosial, maupun profesi.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, semangat belajar sepanjang hayat menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan. Kisah dan motivasi mereka diharapkan dapat menginspirasi masyarakat agar tidak pernah berhenti menuntut ilmu, karena pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan yang lebih baik.
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Follow Instagram MCNNEWS.ID
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook





















