MCNNEWS.ID SURABAYA- Pelatih Persebaya, Eduardo Perez menunjukkan keyakinannya dalam membawa Persebaya menjadi lebih produktif.
Itu telah dilakukan ketika Persebaya mengalahkan Bali United dengan skor 5-2 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya pada Sabtu (23/8/2025) malam.
Angka tersebut juga mencatat sejarah bagi pelatih asal Spanyol itu dalam kiprahnya bersama Persebaya.
Karena, Persebaya sudah lama tidak mencetak lima gol dalam satu pertandingan.
Pertandingan terakhir Persebaya yang mencetak 5 gol terjadi dua musim lalu, yaitu saat mereka menang 0-5 melawan Persita (18/1/2023), dalam pertandingan pekan ke-19 Liga 1 2022/2023.
“Gaya kami adalah berupaya semaksimal mungkin mendekati area penalti dan menghasilkan banyak peluang,” ujar Eduardo Perez menjawab pertanyaan dari https://mcnnews.id, Senin (25/8/2025).
Bahkan, ia mengatakan, telah yakin mampu membawa Persebaya menjadi produktif sejak pertandingan pertama Super League 2025/2026.
“Pada pertandingan pertama, saya tidak khawatir kami gagal mencetak gol. Yang saya khawatirkan adalah jika kami tidak mampu menciptakan kesempatan,” kata Eduardo Perez.
“Sekarang terlihat pemain berbeda yang mencetak gol. Dalam setiap pertandingan, jika kami terus bermain dengan cara ini, kami akan menghasilkan lebih banyak kesempatan dan gol,” tambah Eduardo Perez.
Lima gol Persebaya yang berhasil dikemas ke gawang Bali United di antaranya dicetak oleh Francisco Rivera pada menit ke-38, Risto Mitrevski di menit ke-45, Mihailo Perovic pada menit ke-53, Bruno Moreira di menit ke-61 (P), serta Gali Freitas pada menit ke-82.
Dua gol tersebut menjadi gol pertama Mihailo Perovic dan Gali Freitas sejak mereka memperkuat Persebaya di musim ini.
“Maka, saya sangat puas dengan Mihailo, Gali, serta seluruh pemain, termasuk mereka yang tidak turun bermain (saat menghadapi Bali United). Karena pada akhirnya, ini adalah satu dunia, mereka semua bersama,” ujar Eduardo Perez.
Bukti Eduardo Perez berikutnya, ketika Persebaya mengunjungi markas PSM Makassar pada 31 Agustus 20
Sementara itu, menjelang lanjutan kompetisi pekan ke-4, nasib Persebaya Surabaya dalam waktu dekat akan menghadapi kehilangan dua pemain muda mereka.
Mereka ialah Toni Firmansyah dan Mikael Alfredo Tata, yang secara resmi dipanggil untuk memperkuat Timnas U23 Indonesia dalam kompetisi Kualifikasi Piala Asia U23 2026.
Kondisi ini menjadi tantangan besar dan dilema setelah menjalani pekan ke-3 Super League 2025-2026. Sesuai jadwal, Tim Garuda Muda akan memulai pemusatan latihan di Surabaya pada 25 Agustus 2025.
Hanya beberapa hari sebelum Persebaya menghadapi pertandingan away dalam pekan ke-4 Super League 2025-2026 melawan PSM Makassar.
Panggilan tersebut mendapat perhatian dari pelatih Persebaya, Eduardo Perez Moran.
Ia mengakui bahwa keadaan ini memerlukan pembicaraan serius bersama manajemen klub.
“Dua pemain dipanggil oleh Timnas U23, diharuskan hadir pada tanggal 25 atau 26, sementara Persebaya akan bertanding pada tanggal 31,” ujar pelatih asal Spanyol yang dikutip Kompas.Com.
“Akan dilepaskan ke TC atau dimainkan terlebih dahulu melawan PSM? Akhirnya ini tergantung pada aturan. Aturan dari PSSI. Ini adalah pertanyaan yang harus kami diskusikan dengan klub,” katanya.
Meski berharap tetap dapat mempercayai dua pemain muda dalam pertandingan penting melawan PSM, ia menegaskan memahami kondisi yang ada.
Berkat pengalaman sebelumnya bekerja di PSSI sebagai pelatih kiper timnas Indonesia, ia memahami secara mendalam bagaimana prosedur regulasi berlangsung.
“Jika tim nasional memanggil para pemain, tentu saya berharap mereka selalu berada di samping kami. Namun, saya juga pernah bekerja di PSSI dan saya paham bagaimana sistem ini beroperasi. Jadi kita tunggu saja nanti. Ini adalah pertanyaan yang perlu kami bahas,” tambah Eduardo Perez.
Peristiwa semacam ini sebenarnya bukan hal yang asing dalam sepak bola Indonesia. Klub sering menghadapi situasi sulit ketika harus melepaskan pemain ke tim nasional di tengah padatnya jadwal liga.
Di satu sisi, klub memerlukan pemain terbaik untuk mencapai hasil terbaik. Namun di sisi lain, dipanggil ke tim nasional merupakan kebanggaan sekaligus kewajiban yang tidak dapat ditolak.
Toni Firmansyah dan Mikael Tata bukanlah pemain muda biasa. Keduanya telah mencatatkan prestasi bersama Garuda Muda dalam kompetisi AFF U23 2025, yang membuat namanya semakin terkenal.
Tidak mengherankan jika pelatih timnas U23 Indonesia, Gerald Vanenburg kembali memanggilnya guna memperkuat lini tengah dan belakang tim dalam kompetisi Kualifikasi Piala Asia U23 2026.
Pertandingan timnas U23 akan dihelat di Sidoarjo pada 3–9 September 2025 menghadapi Makau, Korea Selatan, dan Laos.
Namun bukan hanya Toni Firmansyah dan Mikael Tata, Persebaya juga mengirim dua pemain utama lainnya untuk kepentingan FIFA Matchday yang akan diadakan pada September 2025 mendatang.
Gali Freitas dipanggil untuk memperkuat negaranya Timor Leste, sedangkan Ernando Ari sebagai kiper juga masuk dalam daftar pemanggilan timnas Indonesia senior yang dilatih oleh pelatih Patrick Kluivert.






















