Senin, Mei 18, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Login
  • Kirim Tulisan
  • Profil Penulis
  • Disclaimer
  • Masuk
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Advertisement
ADVERTISEMENT
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berita
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
ADVERTISEMENT
Home Sejarah & Budaya

Di Balik Tanaman Jarak, Ada Kisah Kelam Pendudukan Jepang di Jawa

shanny ratman Oleh shanny ratman
18/05/2026
in Sejarah & Budaya
Waktu Membaca:4 menit membaca
A A
0
tanaman jarak

Kisah kelam tanaman jarak dibalik manfaatnya (foto intisari online)

0
Dibagikan
4
Dilihat
Berbagi di FacebookBerbagi di TwitterBerbagi di WhatsappBerbagi di Telegram
ADVERTISEMENT

Berita Terkait

edit post
kain Kiswah

Mengenal Kain Kiswah Penutup Ka’bah: Sejarah, Makna, Proses Pembuatan hingga Fakta Menariknya

08/05/2026
edit post
Binokasih

Sejarah Mahkota Binokasih dari Kerajaan Galuh dan Tradisi Kirabnya

02/05/2026
edit post
Sejarah Yakult

Sejarah Yakult: Dari Penemuan Ilmiah hingga Menjadi Minuman Probiotik Mendunia

15/04/2026
edit post
perayaan Cap Go Meh

Perayaan Cap Go Meh di Kampung Kerukunan Berlangsung Semarak dan Meriah

04/03/2026

Penulis : Shanny Ratman 
Editor : Tim mcnnews.id 


MCNNEWS.ID

Sejarah Tanaman Jarak yang Dipaksakan oleh Tentara Jepang

Di masa pendudukan Jepang, rakyat Jawa bukan hanya dipaksa bekerja untuk perang, tetapi juga diwajibkan menanam tanaman jarak di pekarangan hingga lahan pertanian mereka. Tanaman ini dibutuhkan Jepang sebagai bahan baku pelumas mesin perang dan pesawat tempur.

Hal ini dilakukan karena kebutuhan tentara Jepang akan minyak pelumas meningkat tajam setelah perang pecah.

Sebelum perang, produksi jarak di Jawa masih terbatas, hanya sekitar 10 ribu ton per tahun, dan sebagian besar diekspor ke Jepang. Namun, dengan kebutuhan yang meningkat, pemerintah pendudukan Jepang memutuskan untuk meningkatkan produksi jarak secara signifikan.

Target pada tahun 1943 mencapai 40 ribu ton dan meningkat menjadi 60 ribu ton pada 1944—empat hingga enam kali lipat dari produksi sebelum perang.

Untuk mencapai target tersebut, Jepang melakukan kampanye besar-besaran sejak tahun 1942. Para petani tidak hanya dipaksa menanam jarak di lahan pertanian mereka, tetapi juga di pekarangan rumah dan sepanjang jalan.

Bahkan, penduduk kota seperti di Kota Kediri juga merasakan dampaknya. Setiap keluarga diperintahkan menanami setengah dari luas pekarangan mereka dengan jarak dan setengahnya lagi dengan tanaman pangan.

Baca juga : Asal Usul Danau Toba, Fenomena Alam Spektakuler yang Mendunia

Tentara Jepang juga mengirimkan instruktur pertanian spesialis jarak yang dikenal sebagai “jarak shidoin” untuk memberi bimbingan penanaman. Setelah panen, biji jarak harus diserahkan kepada perusahaan yang ditunjuk. Untuk memastikan kelancaran penyerahan, di Pemalang, kewajiban ini dikaitkan dengan pencatuan minyak tanah.

tanaman jarak
Petani sedang mengumpulkan hasil panen tanaman jarak di masa pendudukan jepang di Indonesia (foto Poskota)

Selain itu, pemerintah Jepang melarang penggunaan lampu berbahan minyak jarak untuk penerangan demi untuk meningkatkan produksinya. Meski kebijakan ini dinilai kurang kejam dibandingkan kebijakan lain, tekanan terhadap penduduk desa tetap ada.

Beberapa bahkan mengalami konsekuensi berat, seperti kepala desa di Pemalang yang bunuh diri karena gagal memenuhi target produksi.

Berdasarkan sejumlah catatan sejarah masa pendudukan Jepang di Indonesia, tanaman jarak menjadi salah satu komoditas penting bagi kebutuhan perang Jepang saat itu.

“Bagi masyarakat desa pada masa itu, kewajiban menanam jarak menjadi beban tambahan di tengah sulitnya memenuhi kebutuhan pangan selama perang berlangsung.”

Jenis Tanaman Jarak yang Banyak Dikenal di Indonesia

Tanaman jarak memiliki beberapa jenis, yang paling umum dikenal di Indonesia adalah jarak pagar (Jatropha curcas) dan jarak kaliki (Ricinus communis). Jarak pagar sering disebut jarak kosta, sedangkan jarak kaliki biasanya disebut “jarak” saja.

Tanaman jarak memiliki ciri khas berupa daun berbentuk jantung dengan ukuran cukup lebar. Ia sering ditanam sebagai pagar hidup di pekarangan rumah. Di Mali, Afrika Barat, jarak pagar digunakan untuk melindungi kebun dari gangguan binatang perusak.

Sementara itu, jarak kaliki memiliki daun menjari dengan tepi bergerigi dan sering disebut palma Christi atau hand of Christ karena bentuknya yang menyerupai telapak tangan.

Keduanya memiliki kemiripan fisik, namun bisa dibedakan berdasarkan bentuk daun dan jumlah jari. Jarak pagar memiliki daun berbentuk jantung, sedangkan jarak kaliki memiliki daun menjari dengan 7–9 jari.

Manfaat Tanaman Jarak untuk Industri dan Energi

Tanaman jarak memiliki banyak manfaat, baik dalam bidang energi, farmasi, maupun industri. Minyak jarak bisa digunakan sebagai bahan bakar alternatif, oli pelumas, pestisida alami, dan obat-obatan.

Di bidang farmasi, minyak jarak kaliki sering diresepkan sebagai obat minum untuk membantu buang air besar. Di masa lalu, minyak ini juga digunakan sebagai bahan pembuatan sabun, lotion, cat, dan plastik.

Dalam industri otomotif, minyak jarak dikenal sebagai castor oil, yang digunakan sebagai pelumas kendaraan. Salah satu merek dagang yang populer adalah Castrol, yang diambil dari nama minyak jarak ini.

Potensi Tanaman Jarak sebagai Energi Terbarukan

tanaman jarak
Tanaman Jarak yang banyak dikenal di Indonesia (Foto kompas.com)

Karena memiliki potensi sebagai bahan bakar alternatif, tanaman jarak sempat menjadi perhatian kembali ketika harga solar melambung. Pengusaha mulai ramai memanfaatkan kesempatan ini dengan menjual benih jarak atau menanamnya. Di India, Brasil, dan beberapa negara Afrika, jarak sudah lama digunakan sebagai bahan bakar.

Kelebihan tanaman jarak adalah kemampuannya bertahan di berbagai kondisi lingkungan, termasuk daerah kering dan tandus. Ia mudah tumbuh, tidak butuh perawatan khusus, dan bisa dipanen dalam waktu singkat.

Proses pengambilan minyak dari biji jarak mirip dengan proses pengambilan minyak dari kelapa sawit, tetapi minyak jarak tidak bisa dikonsumsi sebagai bahan pangan.

Baca juga : Kawasan Konservasi Gunung Sawal Jadi Penyangga Air dan Ekologi, Masyarakat Diminta Jaga Kelestarian 

Bahaya Racun Ricin pada Tanaman Jarak

Meskipun memiliki banyak manfaat, tanaman jarak juga menyimpan bahaya. Jarak pagar dan kaliki tergolong tanaman beracun. Biji jarak kaliki mengandung racun bernama ricin, yang sangat berbahaya.

Ricin bisa menyebabkan keracunan parah jika tertelan, terutama pada anak-anak.

Ricin juga pernah digunakan dalam beberapa kasus pembunuhan, seperti kasus Georgi Markov, wartawan BBC yang dibunuh dengan ujung payung yang mengandung racun.

Baca juga : Dugaan pencemaran lingkungan di tasikmalaya

Ricin juga dikenal sebagai zat beracun yang pernah muncul dalam sejumlah kasus kriminal internasional. Meskipun beracun, ricin bisa dimanfaatkan sebagai pestisida alami dan dapat dimanfaatkan dalam penelitian medis tertentu.

Kesimpulan

Tanaman jarak memiliki sejarah panjang, mulai dari masa pendudukan Jepang hingga kegunaannya saat ini sebagai sumber energi terbarukan. Meskipun memiliki potensi besar, penggunaannya juga perlu hati-hati karena adanya racun yang terkandung di dalamnya.

Dengan manfaat dan risiko yang seimbang, tanaman jarak tetap menjadi salah satu tanaman yang layak dipertimbangkan dalam berbagai bidang.

FAQ
Mengapa pada masa pendudukan Jepang di Indonesia rakyat dipaksa untuk menanam tanaman jarak?
Jawab
Karena minyak dari biji jarak digunakan sebagai pelumas mesin perang dan pesawat militer Jepang selama Perang Dunia II.


Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Follow Instagram MCNNEWS.ID
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook


Tags: edukasi sejarahenergi terbarukanjarak kalikijarak pagarJepang di Jawakisah sejarahminyak jarakpendudukan Jepangperang dunia IIrakyat Indonesiaricinsejarah IndonesiaSejarah Jawasejarah kelam Jepangsejarah nusantarasejarah pendudukan Jepangsejarah perangtanaman beracuntanaman energitanaman jarak
Berita Sebelumnya

Persib Bandung Menang Dramatis atas PSM Makassar, Julio Cesar Jadi Penentu di Injury Time

shanny ratman

shanny ratman

Shanny Kuswardi Ratman merupakan praktisi media digital dan pengelola portal berita yang aktif dalam pengembangan konten informatif, SEO berita, serta sistem newsroom berbasis WordPress. Berfokus pada penguatan kualitas publikasi digital, ia memiliki minat pada pengelolaan media online, strategi distribusi berita, dan optimalisasi konten untuk platform pencarian serta Google Discover. Dengan pengalaman di dunia publikasi digital, terus mendorong penyajian informasi yang cepat, akurat, dan relevan bagi pembaca.

Berita Terkait

edit post
kain Kiswah

Mengenal Kain Kiswah Penutup Ka’bah: Sejarah, Makna, Proses Pembuatan hingga Fakta Menariknya

08/05/2026
edit post
Binokasih

Sejarah Mahkota Binokasih dari Kerajaan Galuh dan Tradisi Kirabnya

02/05/2026
edit post
Sejarah Yakult

Sejarah Yakult: Dari Penemuan Ilmiah hingga Menjadi Minuman Probiotik Mendunia

15/04/2026
edit post
perayaan Cap Go Meh

Perayaan Cap Go Meh di Kampung Kerukunan Berlangsung Semarak dan Meriah

04/03/2026
edit post
tradisi yee sang

Mengenal Tradisi Yee Sang saat Imlek, Simbol Kelimpahan dan Kebersamaan Keluarga Tionghoa

17/02/2026
edit post
Prasasti Batu: Jejak Kejayaan Kerajaan Sunda

Prasasti Batu: Jejak Kejayaan Kerajaan Sunda

14/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil

IKUTI KAMI

  • 5k Fans
  • 2k Followers
  • 3.6k Followers
  • 62.5k Subscribers
  • Sedang Tren
  • Komentar
  • Terbaru
edit post
data pengguna media sosial Indonesia

Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

26/08/2025
edit post
Dapur MBG

Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

01/04/2026
edit post
PGRI Ciamis

PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

24/09/2025
edit post
KPM menjerit bansos dipotong

KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

17/11/2025
edit post
Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

Gebyar 10 Muharram 1447 H Replika Sukamulya Meriahkan Desa dengan Pawai, Santunan, Khitanan Massal, dan Turnamen Voli

2
edit post
3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

3.800 Karyawan NASA Ajukan Resign, Ternyata Ini Penyebab dan Dampaknya

2
edit post
kopi tanpa gula

Kopi Hitam Tanpa Gula Minuman Sederhana dengan Segudang Manfaat bagi Kesehatan

2
edit post
Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

Kisah Sukses H. Maman, Pemilik Mega Baja

2
edit post
tanaman jarak

Di Balik Tanaman Jarak, Ada Kisah Kelam Pendudukan Jepang di Jawa

18/05/2026
edit post
Persib Bandung

Persib Bandung Menang Dramatis atas PSM Makassar, Julio Cesar Jadi Penentu di Injury Time

17/05/2026
edit post
ginseng Jawa

11 Manfaat Daun Ginseng Jawa untuk Kesehatan: Atasi Gula Darah dan Jaga Jantung

17/05/2026
edit post
Tradisi

Tradisi Ber-Qurban di Hari Raya Idul Adha di Berbagai Negara Timur Tengah dan Dunia Islam, Arab Saudi Jadi Pusat Perhatian

17/05/2026

BERITA TERBARU

edit post
tanaman jarak

Di Balik Tanaman Jarak, Ada Kisah Kelam Pendudukan Jepang di Jawa

18/05/2026
edit post
Persib Bandung

Persib Bandung Menang Dramatis atas PSM Makassar, Julio Cesar Jadi Penentu di Injury Time

17/05/2026
edit post
ginseng Jawa

11 Manfaat Daun Ginseng Jawa untuk Kesehatan: Atasi Gula Darah dan Jaga Jantung

17/05/2026
edit post
Tradisi

Tradisi Ber-Qurban di Hari Raya Idul Adha di Berbagai Negara Timur Tengah dan Dunia Islam, Arab Saudi Jadi Pusat Perhatian

17/05/2026

BERITA TERPOPULER

  • edit post
    data pengguna media sosial Indonesia

    Segmentasi Penggunaan Media Sosial di Indonesia (2025)

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Cisaga Disorot: Bau Menyengat IPAL hingga Dugaan Rangkap Jabatan Jadi Sorotan Warga

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • PGRI dan Organisasi Pers Turun Tangan Atasi Teror Oknum Wartawan terhadap Kepala Sekolah di Ciamis

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • KPM Menjerit Bansos Dipotong, LKD Akui Ada Pengkolektif’an

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
  • Audiensi FPP Ciamis Diawali Tawasul untuk Almarhum H. Yana D. Putra, Bupati Tak Hadir

    0 bagikan semua
    Membagikan 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara

MCNNews.id | Media Cinta Nusantara adalah portal berita online bagian dari MCN Group yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya, dengan semangat “Mengabarkan Kebenaran, Menyatukan Nusantara.”

IKUTI SOSMED KAMI

INFORMASI

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Login
  • Kirim Tulisan
  • Profil Penulis
  • Disclaimer

Media Berita

  • Kabarniaga.com
  • MCN Update
  • Fokusjabar.id
  • Dejurnal.com
  • Portaloka.id
  • Kondusif.com
  • Lenterajabar.com

ALAMAT REDAKSI

MCN News.ID – Media Cinta Nusantara
Alamat Redaksi: Jl. Ahmad Yani no 73 Kec. Ciamis
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46211
Telp/WA: +62 838-7470-5999
Email: redaksi@mcnnews.id

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Login
  • Kirim Tulisan
  • Profil Penulis
  • Disclaimer

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa kata sandi?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Login
  • Kirim Tulisan
  • Profil Penulis
  • Disclaimer

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service