Kucing memang memiliki berbagai cara untuk membuat pemiliknya kewalahan. Selalu saja ada tingkah laku yang menarik. binkin ngeselin apa yang mereka lakukan guna memperoleh perhatian. Nah, apakah kucingmu juga demikian?
Salah satu kebiasaan yang menarik adalah menggigit tangan. Saat sedang bermain dengan senang, tiba-tiba mendapat ‘ciuman’ dari anabul. Biasanya tidak menyakitkan, hanya membuat kaget. Jadi, penasaran nggak, kira-kira mengapa kucing sering menggigit tangan dan kaki kita?
Mengapa kucing senang menggigit tangan dan kaki kita?
Sebenarnya, menggigit adalah salah satu cara kucing berinteraksi. Terkadang, kucing menggigit untuk menyampaikan sesuatu yang ingin mereka dapatkan dari pemiliknya atau orang-orang di sekitarnya. Meskipun demikian, perlu dipahami bahwa gigitan antara anak kucing alias kitten dan kucing yang sudah dewasa memiliki makna yang berbeda.
Untuk memahami maksud kucing menggigit, kamu harus memperhatikan perilaku lainnya. Misalnya, jenis gigitan yang dilakukan, apakah tajam atau hanya sekadar love bite, atau kapan kucing biasanya menggigit.
Perbedaan waktu dan kesempatan bisa berarti perbedaan makna. Lalu, apa penyebab kucing menggigit tangan dan kaki kita?
1. Kebiasaan berinteraksi sosial pada anak kucing
Bagi kucing kecil, menggigit berkaitan erat dengan proses sosialisasi. Ketikakittentinggal bersama induk dan kucing kecil lainnya, ia akan belajar aturan main agar tidak saling melukai. Termasuk memahami bahwa gigi dan cakar miliknya dapat menyakiti serta bisa digunakan untuk menangkap mangsa.
Nah, ketika kittendipisahkan terlalu cepat dari induknya, mungkin ia tidak diajarkan hal yang sama. Akhirnya, menggigit menjadi kebiasaan yang terus berkembang hingga dewasa, menurut The Spruce Pet Anda perlu mengajarkannya agar tidak terus menggigit dan mencoba cara mengajak kucing hidup harmonis saat memperkenalkannya kepada kucing lain.
2. Pertumbuhan gigi dan penjelajahan lingkungan
Masih dalam masa kucing kecil, menggigit tangan atau benda apa pun bisa menjadi indikasi bahwa ia sedang mengalami pertumbuhan gigi. Pada usia ini, gigitan kucing mungkin terlihat lucu, tetapi akan semakin menyakitkan ketika gigi dewasanya mulai tumbuh sempurna.
Menggigit pada kitten juga dapat diartikan bahwa ia sedang mengeksplorasi sekitarnya. Anak kucing akan belajar mengenali siapa atau apa yang boleh dikunyah atau tidak.
3. Insting alami
Di alam bebas, kucing harus berburu untuk memperoleh makanan. Ia juga perlu menggigit dan merobek mangsanya menggunakan giginya. Kebutuhan untuk bertahan hidup itulah yang menjadi naluri alami.kucing, terlebih kucing outdoor.
Pada kucing indoor, kebiasaan tersebut bisa berkurang, namun tidak sepenuhnya hilang. Menurut Pam Johnson Benett, penulis sekaligus ahli perilaku kucing pada Newsweek, ketika kucing tidak mendapatkan stimulasi yang cukup untuk mengalirkan naluri alaminya, maka ia akan menggigit apa saja sebagai penggantinya, termasuk tangan dan kakimu.
4. Gak suka dielus
Menggaruk bulu kucing memang stress relieved sangat, bukan? Namun, kamu harus waspada, bisa saja mendapatkan gigitan dari anabul. Karena, tidak semua kucing menyukai petting disebut dielus-elus. Alasannya beragam, karena setiap kucing memiliki sifat atau momen yang berbeda.
Dilansir Pets Radar, kamu perlu tahu terlebih dahulu, apakah anabul sedang ingin diajak bermain atau tidak. Cara mengetahuinya, dekatkan telapak tangan terlebih dahulu alih-alih langsung menyentuhnya. Jika kucing menghindar, bisa jadi ia tidak ingin dibelai.
5. Secara tidak sengaja menyentuh bagian tubuh yang terluka
Terkadang, kucing tiba-tiba menggigit saat sedang Seringkali, kucing tiba-tiba menggigit saat sedang Ada kalanya, kucing tiba-tiba menggigit saat sedang Pernah kali, kucing tiba-tiba menggigit saat sedang Tidak jarang, kucing tiba-tiba menggigit saat sedang Beberapa kali, kucing tiba-tiba menggigit saat sedang Terkadang, kucing tiba-tiba menggigit saat sedang Bisa jadi, kucing tiba-tiba menggigit saat sedang Tidak selalu, kucing tiba-tiba menggigit saat sedang Perlu diketahui, kucing tiba-tiba menggigit saat sedang petting. Padahal sebelumnya terlihat sangat menikmati. Hal ini pasti membuatmu bertanya-tanya, apa yang sedang terjadi. Jika mengalami hal seperti ini, itu berarti kucing ingin berhenti dikelus.
Selain itu, mengapa kucing sering menggigit tangan dan kaki kita secara tiba-tiba, bisa jadi ia sedang mengalami cedera. Periksa bagian tubuh kucing dengan teliti, lalu segera cari bantuan dokter!
6. Love bite
Nama dari gigitan ini menggambarkan kasih sayang dan kepercayaan. Gigitan cinta biasanya tidak menyebabkan rasa sakit. Terkadang terasa lucu dan akan dilepaskan setelah kucing selesai menggigit.
Mungkin saja, saat sedang asiktidur di kakiatau tanganmu, tiba-tiba kucing bisa menggigit. Jika kamu tidak menyukainya, beri tahu dia dengan cara yang tepat, ya! Caranya, cukup berikan kode pada kucing dengan meniru air mata atau menjauh sejenak setiap kali ia mulai menggigit. Dengan demikian, kucing akan memahami bahwa gigitannya tidak disukai olehmu.
7. Khawatir dan merasa tidak nyaman
Kucing adalah makhluk yang cenderung menyukai lingkungan yang stabil. Perubahan apa pun bisa membuatnya merasa tak aman, yang akhirnya memicu respons defensif atau perlindungan diri. Ketidaknyamanan ini bisa muncul ketika kamu menghadirkan anggota baru di rumah (baik manusia maupun hewan peliharaan lain), melakukan renovasi rumah, atau adanya perubahan lainnya.
Jika sudah seperti ini, kamu perlu melakukan pendekatan kembali dengan si kucing. Dilansir Purina UK, pemberian camilan dan tidak memberikan hukuman fisik dapat membantu mengurangi respons agresif kucing. Lakukan secara perlahan dan hindari memaksa mendekati anabul saat ia tidak ingin.
Memahami sinyal komunikasi kucing
Untuk memahami makna anabul melalui gigitannya, hal-hal berikut harus kamu perhatikan. Dilansir Daily Paws, respons fisik dan gerakan tubuh kucing ini dapat membantumu memahami perasaannya.
- Bersuara. Suara lembut yang terasa seperti getaran (purring) adalah salah satu tanda bahwa kucing merasa nyaman. Ketika ia menggigit sambil mengeluarkan suara itu, mungkin saja ia sedang bermain. Sebaliknya, jika ia mengeluarkan suara sambil menggigit, sebaiknya kamu lebih waspada dan menjaga jarak terlebih dahulu.
- Telinga. Ketika telinga kucing mengarah ke belakang atau datar, hal ini menunjukkan bahwa kucing sedang waspada atau cemas. Sementara itu, jika ia merasa aman dan nyaman, telinganya biasanya menghadap ke depan.
- Mengibaskan ekor. Seperti halnya telinga, ekor yang bergerak kuat menunjukkan bahwa kucing sedang waspada dan tidak nyaman. Jika ia menggigit sambil menggoyangkan ekor secara ringan, artinya bukan gigitan yang agresif.
- Cakar. Kuku kucing hanya terlihat saat ia merasa terancam, tidak aman, atau bermain seolah-olah sedang mengejar mangsa. Jika tidak dalam kondisi tersebut, kucing biasanya jarang mengeluarkan kukunya.
- Pupil mata. Saat sedang santai, pandangan kucing terlihat biasa saja. Ketika bersemangat, mata kucing umumnya membesar seperti bola. Beralih ke mode boba eyes, kucing yang menggigit dengan marah biasanya memiliki pandangan tajam seakan-akan siap menyerang.
Karena sifat kucing yang berbeda-beda, mungkin diperlukan waktu untuk memahami alasan kucing menyukai menggigit tangan dan kaki kita. Tenang saja! Kamu akan terbiasa jika sering berinteraksi dengan kucing. Sebagai catatan, hindari memberikan hukuman fisik pada kucing. Cukup beri peringatan perlahan saat ia mulai bertindak menggigit yang tidak diinginkan.
|
Question |
Answer |
|---|---|
|
Apakah gigitan dari kucing selalu menunjukkan kemarahan? |
Tidak selalu demikian. Gigitan kucing bisa terjadi karena berbagai faktor selain agresi, seperti ekspresi kasih sayang, ajakan bermain, atau mungkin akibat rasa stres. |
|
Mengapa kucing tiba-tiba menggigit saat sedang digaruk? |
Ini dikenal sebagai overstimulasi (stimulasi berlebihan). Kucing memiliki tingkat sensitivitas tertentu pada saraf di kulitnya. Jika digaruk terlalu lama atau di area yang rentan, mereka mungkin merasa tidak nyaman dan memberikan gigitan peringatan untuk mengingatkan Anda agar berhenti. |
|
Bagaimana cara membedakan gigitan yang dilakukan saat bermain dengan gigitan yang bersifat agresif? |
Gigitan yang dilakukan saat bermain biasanya tidak diiringi dengan suara mendesis atau menggeram, dan postur tubuh kucing terlihat rileks (telinga dalam keadaan tegak). Sementara itu, gigitan yang agresif umumnya disertai dengan pupil mata yang membesar, telinga yang melipat ke belakang, suara mendesis, serta gigitan yang lebih dalam dan kuat. |
Mengapa Kucing Tertarik Minum Air Kamar Mandi? Ini Penjelasannya 6 Cara Mengajarkan Kucing untuk Hidup Rukun Sesama Temannya
























