Penulis : Shanny Ratman
Editor : Tim mcnnews.id
MCNNEWS.ID
Kucing dikenal sebagai hewan peliharaan yang manja, cerdas, dan dekat dengan manusia. Namun, ada satu perilaku unik yang sering dialami banyak orang, terutama umat Muslim, yakni ketika kucing tiba-tiba datang mendekat saat pemiliknya sedang melaksanakan shalat. Tidak sedikit orang yang mengaku kucing mereka duduk di sajadah, menggesekkan tubuh ke kaki, bahkan naik ke punggung saat sujud.
Fenomena ini sering dianggap lucu sekaligus menggemaskan. Video tentang kucing yang “ikut shalat” pun kerap viral di media sosial dan menarik perhatian warganet. Akan tetapi, sebenarnya mengapa kucing sering mengganggu orang yang sedang shalat? Apakah hanya kebetulan, atau ada alasan ilmiah dan psikologis di balik perilaku tersebut?
Artikel ini akan membahas secara lengkap alasan kucing sering mendekati orang yang sedang shalat, baik dari sisi perilaku hewan, psikologi, hingga pandangan Islam terhadap kucing.
Kucing Merupakan Hewan yang Sangat Dekat dengan Manusia
Kucing domestik sudah hidup berdampingan dengan manusia selama ribuan tahun. Berbeda dengan beberapa hewan lain yang lebih independen, kucing memiliki kemampuan beradaptasi yang sangat baik terhadap lingkungan rumah dan kebiasaan pemiliknya.
Meskipun sering dianggap cuek, kucing sebenarnya sangat memperhatikan aktivitas manusia. Mereka mengenali rutinitas harian pemilik, termasuk waktu makan, waktu tidur, hingga waktu ibadah.
Ketika seseorang mulai mengambil wudhu, membentangkan sajadah, dan berdiri untuk shalat, kucing akan menganggap aktivitas tersebut sebagai bagian dari pola yang familiar. Karena merasa aman dan nyaman dengan rutinitas itu, kucing pun cenderung mendekat.
Gerakan Shalat Menarik Perhatian Kucing
Salah satu alasan utama kucing sering mengganggu orang yang sedang shalat adalah karena gerakan dalam shalat menarik perhatian mereka.
Kucing memiliki naluri alami sebagai predator kecil. Mereka sangat peka terhadap gerakan, terutama gerakan perlahan dan berulang. Saat seseorang melakukan rukuk, sujud, atau menggerakkan tangan ketika takbir, kucing melihatnya sebagai sesuatu yang menarik untuk diamati.
Bahkan, beberapa ahli perilaku hewan menyebut bahwa gerakan shalat dapat memicu rasa penasaran pada kucing. Itulah sebabnya mereka sering mendekat, menyentuh kaki pemilik, atau mencoba bermain dengan ujung pakaian dan sajadah.
Selain itu, posisi sujud membuat tubuh manusia lebih rendah dan dekat dengan lantai. Hal ini membuat kucing merasa lebih aman untuk mendekat dibanding ketika manusia berdiri tegak.
Kucing Menyukai Tempat yang Hangat dan Bersih
Sajadah menjadi salah satu benda favorit bagi banyak kucing. Alasannya cukup sederhana: sajadah biasanya bersih, lembut, dan hangat.
Kucing sangat menyukai tempat yang nyaman untuk berbaring. Ketika sajadah dibentangkan, terutama setelah digunakan, permukaannya menyimpan suhu tubuh manusia yang hangat. Kondisi tersebut membuat kucing tertarik untuk duduk atau tidur di atasnya.
Tidak heran jika banyak orang mendapati kucing mereka langsung menempati sajadah sesaat sebelum atau setelah shalat.
Selain itu, aroma pemilik juga menempel pada sajadah. Kucing memiliki indra penciuman yang sangat tajam dan cenderung merasa nyaman dengan aroma orang yang mereka kenal.
Kucing Ingin Mendapat Perhatian
Faktor lain yang membuat kucing sering mengganggu saat shalat adalah kebutuhan akan perhatian.
Kucing peliharaan, terutama yang sangat dekat dengan pemiliknya, sering mencari interaksi fisik. Ketika pemilik berdiri diam dalam waktu tertentu saat shalat, kucing melihat kesempatan untuk mendekat.
Beberapa perilaku yang sering dilakukan kucing antara lain:
- Menggesekkan kepala ke kaki
- Duduk di depan orang shalat
- Mengeong pelan
- Melompat ke pundak
- Tidur di sajadah
- Mengikuti gerakan pemilik
Perilaku tersebut sebenarnya merupakan bentuk komunikasi dan kasih sayang dari kucing kepada manusia.
Dalam dunia hewan, menggesekkan tubuh merupakan cara kucing menandai sesuatu yang mereka anggap aman dan bagian dari teritorinya. Jadi, ketika kucing menggesek kaki orang yang sedang shalat, itu bisa menjadi tanda bahwa ia merasa nyaman dan percaya.
Kucing Merasa Tenang Saat Pemilik Shalat
Tidak sedikit penelitian yang menunjukkan bahwa hewan dapat merasakan perubahan emosi manusia. Kucing dikenal cukup sensitif terhadap suasana hati pemiliknya.
Ketika seseorang sedang shalat, umumnya kondisi tubuh menjadi lebih tenang, suara lebih lembut, dan gerakan lebih teratur. Energi yang tenang tersebut dapat dirasakan oleh kucing.
Karena itu, banyak kucing justru merasa nyaman berada dekat dengan pemilik yang sedang beribadah. Mereka menganggap momen tersebut sebagai situasi aman dan damai.
Fenomena ini mirip dengan saat kucing mendekati orang yang sedang duduk santai atau tidur. Mereka cenderung memilih berada di dekat manusia yang tidak agresif dan memberikan rasa aman.
Apakah Kucing Benar-Benar “Ikut Shalat”?
Banyak orang bercanda bahwa kucing peliharaan mereka ikut shalat. Namun secara ilmiah, kucing tentu tidak memahami konsep ibadah seperti manusia.
Kucing hanya merespons lingkungan, gerakan, suara, dan kebiasaan yang mereka lihat setiap hari. Meski demikian, perilaku mereka yang tampak mengikuti gerakan shalat memang sering dianggap menggemaskan.
Ada pula kucing yang tampak duduk diam di samping pemilik selama shalat berlangsung. Hal itu lebih disebabkan oleh rasa nyaman dan kebiasaan berada dekat dengan manusia yang mereka percayai.
Pandangan Islam Tentang Kucing
Dalam Islam, kucing termasuk hewan yang istimewa dan disukai. Banyak riwayat yang menunjukkan kasih sayang Nabi Muhammad SAW terhadap kucing.
Salah satu kisah populer adalah tentang seekor kucing bernama Muezza yang disebut sangat disayangi Rasulullah SAW. Meski kisah tersebut banyak beredar di masyarakat, beberapa detailnya memang tidak memiliki riwayat hadis yang kuat. Namun, secara umum Islam memang mengajarkan untuk menyayangi hewan, termasuk kucing.
Kucing juga termasuk hewan yang suci dalam Islam. Air liur dan tubuh kucing tidak dianggap najis dalam banyak pendapat ulama. Oleh karena itu, keberadaan kucing di sekitar orang yang sedang shalat umumnya tidak membatalkan ibadah.
Hal ini berdasarkan hadis yang menyebut bahwa kucing adalah hewan yang biasa berada di sekitar manusia.
Karena itu, banyak umat Muslim tetap melanjutkan shalat meski kucing melintas di depan mereka atau duduk di sajadah.
Cara Mengatasi Kucing yang Terlalu Aktif Saat Shalat
Meski terlihat lucu, terkadang perilaku kucing bisa cukup mengganggu konsentrasi ibadah. Jika hal itu terjadi, ada beberapa cara yang dapat dilakukan tanpa harus menyakiti hewan tersebut.
1. Berikan Mainan Sebelum Shalat
Kucing yang aktif biasanya memiliki energi berlebih. Memberikan mainan sebelum waktu shalat dapat membantu mengalihkan perhatian mereka.
2. Siapkan Tempat Nyaman untuk Kucing
Sediakan alas atau tempat tidur khusus di dekat area shalat. Dengan begitu, kucing memiliki tempat nyaman sendiri dan tidak selalu naik ke sajadah.
3. Lakukan Shalat dengan Tenang
Kucing cenderung lebih tenang ketika pemiliknya juga tenang. Hindari gerakan mendadak atau mengusir secara kasar karena dapat membuat kucing stres.
4. Biasakan Jadwal yang Konsisten
Kucing menyukai rutinitas. Jika jadwal shalat dan aktivitas rumah konsisten, mereka akan lebih mudah beradaptasi dan tidak terlalu agresif mencari perhatian.
Mengapa Video Kucing dan Orang Shalat Sering Viral?
Fenomena kucing mengganggu orang shalat sering menjadi konten viral di media sosial. Alasannya karena banyak orang menganggap interaksi tersebut lucu, hangat, dan menyentuh.
Selain itu, kombinasi antara suasana ibadah yang tenang dengan tingkah kucing yang spontan menciptakan momen unik yang menarik perhatian publik.
Tidak sedikit pula netizen yang merasa terhibur karena melihat sisi alami hubungan manusia dan hewan peliharaan.
Di era digital saat ini, konten tentang hewan memang memiliki daya tarik tinggi, terutama jika menghadirkan momen yang relatable dan emosional.
Kucing dan Manusia Memiliki Ikatan Emosional yang Kuat
Pada akhirnya, alasan utama kucing sering mendekati orang yang sedang shalat adalah karena adanya ikatan emosional yang kuat antara hewan dan pemiliknya.
Kucing bukan sekadar hewan peliharaan, tetapi juga bagian dari keluarga bagi banyak orang. Mereka mengenali suara, aroma, hingga kebiasaan manusia yang merawatnya setiap hari.
Saat pemilik sedang shalat, kucing melihat momen tersebut sebagai waktu yang aman untuk berada dekat. Karena itu, perilaku mereka sebenarnya lebih menunjukkan rasa nyaman, penasaran, dan kasih sayang dibanding niat mengganggu.
Fenomena ini juga menjadi pengingat bahwa hubungan manusia dengan hewan dapat terjalin begitu dekat dan harmonis.
Penutup
Kucing yang sering mengganggu orang saat shalat ternyata memiliki penjelasan yang cukup masuk akal, baik secara ilmiah maupun perilaku hewan. Gerakan shalat yang menarik perhatian, suasana tenang, sajadah yang nyaman, hingga kebutuhan akan perhatian menjadi faktor utama mengapa kucing senang mendekat saat seseorang beribadah.
Dalam Islam sendiri, kucing merupakan hewan yang dihormati dan dianggap suci sehingga keberadaannya di sekitar orang shalat bukan sesuatu yang perlu dipermasalahkan secara berlebihan.
Selama tidak mengganggu secara ekstrem, tingkah kucing saat shalat justru sering menghadirkan suasana hangat dan menghibur di dalam rumah. Oleh karena itu, penting bagi pemilik untuk tetap memperlakukan kucing dengan lembut dan penuh kasih sayang.
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Follow Instagram MCNNEWS.ID
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook






















