Rabu, Juli 1, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Login
  • Kirim Tulisan
  • Profil Penulis
  • Disclaimer
  • Sitemap
  • Masuk
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
    • Piala Dunia FIFA 2026
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
  • Berita
    • Berita Internasional
  • Daerah
    • Jawa Barat
    • Bandung & Kab. Bandung
    • Bekasi
    • Ciamis
    • Garut
    • Indramayu
    • Kabupaten Pangandaran
    • Kota Banjar
    • Kuningan
    • Tasikmalaya
    • Profil Ciamis
    • Profil Kecamatan
  • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Agama
      • Ramadhan Series
    • Hiburan
    • Lingkungan
      • Fauna Flora
  • Olah Raga
    • Piala Dunia FIFA 2026
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berita
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olah Raga
  • Teknologi
  • Sejarah & Budaya
  • Tokoh & Opini
  • Advertorial
Home Sejarah & Budaya

Prosesi Pemakaman Pakubuwono XIII dalam Adat Keraton Surakarta: Simbolisme & Nilai Budaya

shanny ratman Oleh shanny ratman
06/11/2025
in Sejarah & Budaya
Waktu Membaca:2 menit membaca
A A
0
prosesi pemakaman Pakubuwono XIII

foto kompas.com

0
Dibagikan
11
Dilihat
Berbagi di FacebookBerbagi di TwitterBerbagi di WhatsappBerbagi di Telegram
ADVERTISEMENT

Prosesi pemakaman Pakubuwono XIII berlangsung khidmat dan penuh makna, menampilkan kekayaan adat Keraton Surakarta yang sarat simbolisme budaya Jawa. Kirab jenazah dengan kereta kuda, penyebaran udik-udik sebagai sedekah terakhir, hingga pemakaman di kompleks raja-raja Imogiri menjadi bukti penghormatan mendalam bagi sang raja sekaligus pelestarian tradisi leluhur Mataram.


prosesi pemakaman Pakubuwono XIII
foto kompas.com

Prosesi Pemakaman Pakubuwono XIII Penuh Keharuan dan Nilai Adat

Solo, mcnnews.id – Prosesi pemakaman Pakubuwono XIII, Susuhunan Keraton Surakarta Hadiningrat, berlangsung penuh khidmat dan sarat makna pada Rabu (5/11/2025). Upacara adat ini menjadi momen penting yang menunjukkan keluhuran budaya Jawa dan penghormatan terakhir untuk seorang raja yang dikenal bijaksana dan teguh menjaga tradisi.

Pakubuwono XIII wafat pada Minggu (2/11/2025) sekitar pukul 07.29 WIB di Rumah Sakit Indriati, Solo Baru, Sukoharjo. Jenazah kemudian dibawa ke Keraton Surakarta untuk dilakukan serangkaian ritual adat sebelum dimakamkan di Makam Raja-Raja Mataram Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ritual Adat di Dalam Keraton

Setibanya di keraton, abdi dalem dan keluarga besar kerajaan melakukan upacara doa dan penghormatan terakhir. Prosesi dimulai dengan pembacaan doa tahlil, disusul ritual siraman jenazah menggunakan air kembang setaman, sebagai lambang penyucian raga sebelum kembali ke Sang Pencipta.

Berita Terkait

edit post
tanaman jarak

Di Balik Tanaman Jarak, Ada Kisah Kelam Pendudukan Jepang di Jawa

18/05/2026
edit post
kain Kiswah

Mengenal Kain Kiswah Penutup Ka’bah: Sejarah, Makna, Proses Pembuatan hingga Fakta Menariknya

08/05/2026
edit post
Binokasih

Sejarah Mahkota Binokasih dari Kerajaan Galuh dan Tradisi Kirabnya

02/05/2026
edit post
Sejarah Yakult

Sejarah Yakult: Dari Penemuan Ilmiah hingga Menjadi Minuman Probiotik Mendunia

15/04/2026

Setelah itu, jenazah disemayamkan di Kedhaton Agung Keraton Surakarta, tempat yang biasa digunakan untuk penghormatan terakhir para raja. Ribuan warga dan tokoh masyarakat tampak datang untuk memberikan penghormatan, mencerminkan betapa besar rasa hormat masyarakat terhadap sosok almarhum.

ADVERTISEMENT

Kirab Jenazah dan Tradisi Udik-Udik

Pada pagi hari sebelum keberangkatan ke Imogiri, keraton menggelar kirab jenazah yang sakral. Para petugas membawa jenazah menggunakan kereta jenazah tradisional yang ditarik enam ekor kuda, sambil diiringi pasukan prajurit keraton, abdi dalem, dan keluarga besar Kasunanan.

Para petugas menyertai kirab dengan menaburkan udik-udik, berupa beras dan uang logam, di sepanjang perjalanan sebagai sedekah terakhir raja kepada rakyatnya. Tradisi ini memiliki makna mendalam: raja tetap memberi hingga akhir hayatnya, menandakan keikhlasan dan tanggung jawab sosial seorang pemimpin.

Warga tampak antusias menyambut iring-iringan ini. Banyak di antara mereka menundukkan kepala sebagai tanda hormat saat kereta jenazah melintas.

Pemakaman di Imogiri, Peristirahatan Para Raja Mataram

 

Rombongan jenazah kemudian bertolak menuju Imogiri, kompleks pemakaman raja-raja Mataram yang terletak di ketinggian perbukitan Bantul. Pihak Keraton Surakarta menyerahkan jenazah kepada juru kunci Imogiri sebagai langkah simbolik yang melanjutkan prosesi dan menjadi bentuk penghormatan terhadap adat turun-temurun.

Para petugas membawa jenazah menaiki anak tangga menuju makam utama, tempat keluarga, abdi dalem, dan tokoh adat memberi penghormatan terakhir.

Suasana haru menyelimuti pemakaman saat para petugas memasukkan jenazah Pakubuwono XIII ke liang lahat di sisi makam pendahulunya.

ADVERTISEMENT

Makna dan Filosofi Prosesi Pemakaman

Prosesi pemakaman ini bukan sekadar ritual penghantaran jenazah, melainkan simbol keluhuran budi seorang pemimpin yang hingga akhir hayatnya menjaga martabat budaya. Tradisi seperti kirab, udik-udik, dan siraman jenazah mencerminkan nilai-nilai Jawa yang menjunjung kesucian, keseimbangan, dan penghormatan terhadap leluhur.

Para tokoh budaya menilai prosesi adat ini mengingatkan generasi muda menjaga warisan budaya leluhur di tengah modernisasi.

Penutup

Kepergian Pakubuwono XIII meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Solo dan keluarga besar Keraton Surakarta. Namun, prosesi pemakamannya menjadi bukti nyata bahwa adat dan budaya Jawa masih tetap lestari.

ADVERTISEMENT

Pakubuwono XIII mewariskan nilai luhur Keraton Surakarta yang menginspirasi masyarakat menjaga pedoman moral dan warisan budaya bangsa.


Sumber: Shanny Ratman
Via: kompas.com
Tags: Berita Nasionalbudaya JawaImogiriKeraton SurakartaMCN NewsPakubuwono XIIIProsesi AdatRaja MataramSoloTradisi Keraton
Berita Sebelumnya

Siswa SD Plus Al Huda Buniseuri Belajar Disiplin dan Tertib Lalu Lintas Bersama Polres Ciamis

Berita Berikutnya

Sejarah Makam Raja Mataram Imogiri Bantul

shanny ratman

shanny ratman

Shanny Kuswardi Ratman merupakan praktisi media digital dan pengelola portal berita yang aktif dalam pengembangan konten informatif, SEO berita, serta sistem newsroom berbasis WordPress. Berfokus pada penguatan kualitas publikasi digital, ia memiliki minat pada pengelolaan media online, strategi distribusi berita, dan optimalisasi konten untuk platform pencarian serta Google Discover. Dengan pengalaman di dunia publikasi digital, terus mendorong penyajian informasi yang cepat, akurat, dan relevan bagi pembaca.

Berita Terkait

edit post
tanaman jarak

Di Balik Tanaman Jarak, Ada Kisah Kelam Pendudukan Jepang di Jawa

18/05/2026
edit post
kain Kiswah

Mengenal Kain Kiswah Penutup Ka’bah: Sejarah, Makna, Proses Pembuatan hingga Fakta Menariknya

08/05/2026
edit post
Binokasih

Sejarah Mahkota Binokasih dari Kerajaan Galuh dan Tradisi Kirabnya

02/05/2026
edit post
Sejarah Yakult

Sejarah Yakult: Dari Penemuan Ilmiah hingga Menjadi Minuman Probiotik Mendunia

15/04/2026
edit post
perayaan Cap Go Meh

Perayaan Cap Go Meh di Kampung Kerukunan Berlangsung Semarak dan Meriah

04/03/2026
edit post
tradisi yee sang

Mengenal Tradisi Yee Sang saat Imlek, Simbol Kelimpahan dan Kebersamaan Keluarga Tionghoa

17/02/2026
Berita Berikutnya
edit post
Makam Raja Mataram

Sejarah Makam Raja Mataram Imogiri Bantul

edit post
Pecahnya Kerajaan Mataram Islam

Pecahnya Kerajaan Mataram Islam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
ADVERTISEMENT
MCN News.ID | Media Cinta Nusantara

MCNNews.id | Media Cinta Nusantara adalah portal berita online bagian dari MCN Group yang menyajikan informasi aktual dan terpercaya, dengan semangat “Mengabarkan Kebenaran, Menyatukan Nusantara.”

IKUTI SOSMED KAMI

INFORMASI

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Login
  • Kirim Tulisan
  • Profil Penulis
  • Disclaimer
  • Sitemap

Media Berita

  • Kabarniaga.com
  • MCN Update
  • Fokusjabar.id
  • Dejurnal.com
  • Portaloka.id
  • Kondusif.com
  • Lenterajabar.com

ALAMAT REDAKSI

MCN News.ID – Media Cinta Nusantara
Alamat Redaksi: Jl. Ahmad Yani no 73 Kec. Ciamis
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46211
Telp/WA: +62 838-7470-5999
Email: redaksi@mcnnews.id

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Login
  • Kirim Tulisan
  • Profil Penulis
  • Disclaimer
  • Sitemap

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa kata sandi?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Olah Raga
    • Piala Dunia FIFA 2026
  • Ciamis
  • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Kuliner
  • Pariwisata
  • Sejarah & Budaya
  • Teknologi
  • Tokoh & opini

© 2026 MCN News.ID | Media Cinta Nusantara, Member Of MCN Group | One Stop Professional Service