Penulis: Tim MCNNEWS.ID
Era Baru Belgia Kebangkitan Setelah Generasi Emas
Timnas Belgia kembali hadir di panggung terbesar sepak bola dunia dengan semangat baru pada Piala Dunia FIFA 2026. Setelah era generasi emas yang dihuni nama-nama besar seperti Eden Hazard, Vincent Kompany, Jan Vertonghen, dan Toby Alderweireld perlahan berakhir, kini Setan Merah memasuki fase regenerasi yang menjanjikan.
Meski tidak lagi menjadi favorit utama seperti beberapa tahun lalu, Belgia tetap membawa kombinasi menarik antara pengalaman dan talenta muda. Kehadiran pemain senior seperti Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Thibaut Courtois menjadi fondasi penting bagi skuad yang kini ditangani oleh Rudi Garcia.
Di sisi lain, pemain muda seperti Jérémy Doku, Amadou Onana, dan Charles De Ketelaere menjadi simbol regenerasi yang diharapkan mampu membawa Belgia kembali bersaing dengan negara-negara elite dunia.
Baca juga: Skuad Timnas Swedia di Piala Dunia FIFA 2026
Dengan status sebagai salah satu unggulan Grup G, Belgia datang ke Amerika Utara bukan sekadar menjadi pelengkap, melainkan sebagai tim yang berambisi menghapus kekecewaan pada edisi sebelumnya.
Sejarah Timnas Belgia di Piala Dunia
Belgia merupakan salah satu negara dengan sejarah panjang di Piala Dunia. Hingga edisi 2026, mereka telah tampil sebanyak 15 kali di putaran final Piala Dunia FIFA.
Prestasi terbaik Belgia terjadi pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Saat itu, generasi emas Belgia berhasil menembus semifinal sebelum akhirnya mengalahkan Inggris dalam perebutan tempat ketiga dan mencatatkan pencapaian terbaik sepanjang sejarah sepak bola Belgia.
Beberapa pencapaian penting Belgia di Piala Dunia antara lain:
- Peringkat keempat (1986)
- Perempat final (2014)
- Peringkat ketiga (2018)
- Lolos ke Piala Dunia (2026)
Namun perjalanan Belgia tidak selalu mulus. Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, mereka justru gagal lolos dari fase grup meski datang sebagai salah satu unggulan turnamen. Kegagalan tersebut menjadi titik akhir generasi emas sekaligus awal dari proses pembangunan ulang skuad nasional.
Perjalanan Belgia Menuju Piala Dunia FIFA 2026
Belgia memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 melalui jalur Kualifikasi Zona Eropa. Di bawah kepemimpinan pelatih baru Rudi Garcia yang mulai menangani tim pada awal 2025, Belgia menunjukkan performa yang cukup konsisten sepanjang fase kualifikasi.
Mereka tergabung dalam Grup J bersama Wales, Kazakhstan, Makedonia Utara, dan Liechtenstein. Di atas kertas Belgia memang lebih unggul dibanding para pesaingnya, namun Garcia tetap berhasil menjaga stabilitas permainan tim selama proses kualifikasi.
Baca juga: Profil Timnas Belanda di Piala Dunia FIFA 2026
Keberhasilan lolos ke Piala Dunia 2026 menjadi penampilan keempat Belgia secara beruntun setelah sebelumnya tampil pada edisi 2014, 2018, dan 2022. Selain itu, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa proses regenerasi skuad berjalan relatif lancar meskipun beberapa pemain senior mulai memasuki usia senja.
Daftar Pelatih Timnas Belgia
Dalam sejarah modernnya, Belgia pernah ditangani sejumlah pelatih ternama:
Periode Pelatih
- 1998–1999 Georges Leekens
- 2002–2005 Aimé Anthuenis
- 2006–2007 René Vandereycken
- 2009–2010 Dick Advocaat
- 2010–2012 Georges Leekens
- 2012–2016 Marc Wilmots
- 2016–2022 Roberto Martínez
- 2023–2025 Domenico Tedesco
- 2025–Sekarang Rudi Garcia
Rudi Garcia resmi menangani Timnas Belgia sejak Januari 2025 dengan misi membawa Setan Merah kembali bersaing di level tertinggi dunia. Pelatih asal Prancis itu mengawal proses regenerasi skuad tanpa sepenuhnya meninggalkan pengalaman para pemain senior yang menjadi tulang punggung tim dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam skema 4-2-3-1 maupun 4-3-3 yang fleksibel, Garcia mengandalkan kreativitas Kevin De Bruyne sebagai motor serangan serta ketajaman Romelu Lukaku di lini depan. Dipadukan dengan kecepatan pemain muda seperti Jérémy Doku dan Amadou Onana, Belgia diharapkan mampu tampil lebih dinamis dan menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan sepanjang Piala Dunia 2026.
Daftar Skuad Resmi Timnas Belgia Piala Dunia 2026
FIFA telah merilis skuad resmi Belgia yang berisi 26 pemain untuk Piala Dunia 2026.
Kiper
- Thibaut Courtois
- Senne Lammens
- Mike Penders
Bek
- Timothy Castagne
- Zeno Debast
- Maxim De Cuyper
- Koni De Winter
- Brandon Mechele
- Thomas Meunier
- Nathan Ngoy
- Joaquin Seys
- Arthur Theate
Gelandang
- Kevin De Bruyne
- Amadou Onana
- Nicolas Raskin
- Youri Tielemans
- Hans Vanaken
- Axel Witsel
Penyerang
- Charles De Ketelaere
- Jeremy Doku
- Matias Fernandez-Pardo
- Romelu Lukaku
- Dodi Lukebakio
- Diego Moreira
- Alexis Saelemekars
- Leandro Trossard

Prediksi Formasi Utama Belgia
Rudi Garcia diperkirakan akan menggunakan formasi 4-2-3-1 yang memberi keseimbangan antara kreativitas dan soliditas.
Prediksi Formasi 4-2-3-1
- Kiper: Courtois
- Bek: Castagne, Debast, Theate, De Cuyper
- Gelandang bertahan: Onana, Tielemans
- Gelandang serang: Doku, De Ketelaere, Trossard
- Penyerang: Lukaku
Dalam skema ini, De Bruyne tetap menjadi otak permainan. Doku dan Trossard berfungsi membuka ruang melalui kecepatan serta kemampuan duel satu lawan satu, sedangkan Lukaku menjadi target utama di lini depan.
Pemain kunci Timnas Belgia Yang Perlu Di Waspadai
Jeremy Doku
Doku dikenal luas karena gaya permainannya yang dijuluki “winger ala pesepak bola jalanan”. Di bawah asuhan pelatih kepala Rudi Garcia, ia menjadi salah satu dari lima pemain yang paling sering dipercaya mengisi sebelas pertama.
Matias Fernandez-Pardo
Sebagai penyerang modern, Fernández-Pardo memiliki fleksibilitas tinggi yang sangat disukai oleh Rudi Garcia. Ia fasih beroperasi sebagai penyerang tengah maupun melebar sebagai penyerang sayap kiri.
Kevin De Bruyne

Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi penampilan terakhir Kevin De Bruyne bersama Timnas Belgia di ajang terbesar sepak bola dunia. Bersama Thibaut Courtois dan Romelu Lukaku, ia memimpin generasi terakhir Setan Merah yang masih tersisa untuk menutup perjalanan mereka dengan prestasi lebih baik setelah finis ketiga pada 2018 dan tersingkir di fase grup pada 2022.
Jadwal Pertandingan Belgia di Fase Grup Piala Dunia 2026
Belgia tergabung di Grup G bersama Mesir, Iran, dan Selandia Baru.
Matchday 1
Belgia vs Mesir
15 Juni 2026
Seattle Stadium
Laga pembuka ini diperkirakan berlangsung sengit. Belgia berusaha memulai turnamen dengan kemenangan untuk menebus kekecewaan pada edisi sebelumnya, sementara Mesir datang dengan kepercayaan diri setelah pernah mengalahkan Setan Merah dalam laga uji coba pada 2022. Hasil pertandingan ini bisa menjadi modal penting dalam perebutan tiket ke babak 32 besar.
Matchday 2
Belgia vs Iran
21 Juni 2026
Los Angeles Stadium
Pertandingan melawan Iran diprediksi berlangsung ketat. Belgia akan mengandalkan kreativitas para pemain mudanya, sementara Iran dikenal sebagai tim yang disiplin dan sulit ditembus. Duel ini berpotensi menjadi salah satu laga paling menentukan di Grup G.
Matchday 3
Selandia Baru vs Belgia
26 Juni 2026
BC Place, Vancouver
Laga terakhir fase grup berpotensi menjadi penentu langkah kedua tim menuju babak 32 besar. Selandia Baru berambisi mencetak sejarah dengan menembus fase gugur untuk pertama kalinya, sementara Belgia akan mengandalkan perpaduan pengalaman dan talenta muda demi mengamankan posisi terbaik di Grup G.
Analisis Peluang Lolos Fase Grup
Berdasarkan pemeringkatan FIFA terbaru menjelang turnamen, Belgia berada di peringkat empat dunia dan menjadi tim dengan ranking tertinggi di Grup G. Sementara itu, pesaing mereka seperti Mesir, Iran, dan Selandia Baru berada di bawah Belgia secara kualitas skuad maupun pengalaman turnamen besar.
Secara statistik, Belgia memiliki peluang yang sangat besar untuk finis di dua posisi teratas grup.
Faktor Pendukung
1. Pengalaman Turnamen Besar
Courtois, De Bruyne, Lukaku, dan Witsel telah bermain di beberapa edisi Piala Dunia. Pengalaman tersebut menjadi modal penting saat menghadapi tekanan pertandingan fase grup.
2. Kualitas Individu
Belgia masih memiliki sejumlah pemain kelas dunia yang bermain di liga-liga elite Eropa. Kehadiran De Bruyne dan Courtois saja sudah cukup memberikan keunggulan signifikan dibanding lawan-lawannya.
3. Grup yang Relatif Bersahabat
Meski tidak bisa diremehkan, Grup G tidak dihuni kekuatan tradisional seperti Brasil, Prancis, Argentina, atau Spanyol. Hal ini membuat peluang Belgia untuk lolos menjadi semakin besar.
Faktor Penghambat
1. Regenerasi Belum Sempurna
Beberapa pemain muda masih minim pengalaman di turnamen internasional besar.
2. Ketergantungan pada Pemain Senior
Belgia masih cukup bergantung pada De Bruyne dan Lukaku dalam menciptakan perbedaan di pertandingan penting.
Melihat komposisi grup dan ranking FIFA saat ini, peluang Belgia lolos ke fase gugur diperkirakan berada di atas 80 persen, bahkan berpeluang besar menjadi juara grup jika mampu tampil konsisten sejak laga pertama. Analisis sejumlah media internasional juga menempatkan Belgia sebagai favorit utama Grup G.
Baca juga: Skuad Timnas Jerman Die mannschaft Piala Dunia FIFA 2026
Harapan Publik Belgia di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 menjadi momen penting bagi Belgia untuk membuka lembaran baru setelah kekecewaan besar yang terjadi di Qatar pada 2022. Saat itu, Setan Merah datang dengan status sebagai salah satu tim unggulan dunia, namun justru gagal melewati fase grup. Hasil tersebut meninggalkan trauma tersendiri bagi publik Belgia yang selama bertahun-tahun menaruh harapan besar kepada generasi emas mereka.
Empat tahun berselang, suasana yang mengiringi perjalanan Belgia terasa berbeda. Ekspektasi memang tidak setinggi saat era Eden Hazard, Kevin De Bruyne, dan Romelu Lukaku berada di puncak performa. Meski demikian, para pendukung tetap merindukan kehadiran tim nasional yang mampu bersaing secara konsisten dengan negara-negara elite dunia dan kembali menjadi ancaman di turnamen besar.
Harapan tersebut kini mulai diarahkan kepada generasi baru yang dipimpin nama-nama seperti Jérémy Doku, Amadou Onana, Zeno Debast, hingga Charles De Ketelaere. Mereka dianggap sebagai fondasi masa depan sepak bola Belgia yang diharapkan mampu melanjutkan warisan generasi sebelumnya. Piala Dunia 2026 pun menjadi panggung penting untuk membuktikan bahwa proses regenerasi yang dijalankan dalam beberapa tahun terakhir berjalan ke arah yang benar.
Menariknya, Belgia justru datang ke Amerika Utara dengan tekanan yang lebih ringan dibandingkan edisi-edisi sebelumnya. Banyak pengamat menempatkan mereka sebagai kuda hitam yang berpotensi memberikan kejutan. Status tersebut bisa menjadi keuntungan karena Belgia tidak lagi dibebani tuntutan sebagai kandidat juara utama.
Jika mampu memadukan pengalaman para pemain senior dengan energi generasi muda, Belgia memiliki peluang untuk kembali melangkah jauh. Bagi para pendukung Setan Merah, pencapaian tersebut bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga menjadi tanda bahwa Belgia masih layak diperhitungkan di panggung sepak bola dunia.
Penutup
Timnas Belgia memasuki Piala Dunia FIFA 2026 dengan identitas baru. Era generasi emas memang telah berakhir, tetapi fondasi skuad tetap kuat berkat kombinasi pemain senior berpengalaman dan talenta muda yang terus berkembang.
Dengan Rudi Garcia di kursi pelatih, Belgia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu kejutan turnamen. Jika Courtois mampu menjaga gawang tetap kokoh, De Bruyne tetap kreatif di lini tengah, serta Lukaku kembali tajam di depan gawang, bukan tidak mungkin Setan Merah melangkah jauh di Amerika Utara.
Minimal, Belgia diharapkan mampu mengamankan tiket ke babak 16 besar. Namun jika momentum dan kepercayaan diri terus terjaga, perjalanan mereka bisa saja berlanjut hingga fase-fase akhir turnamen dan membuka lembaran baru dalam sejarah sepak bola Belgia.
Sumber: https://www.fifa.com/id/tournaments/mens/worldcup/canadamexicousa2026/articles/belgia-skuad
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Follow Instagram MCNNEWS.ID
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook




















