Penulis: Ilham Hidayat
Editor : Tim mcnnews.id
CIAMIS, MCNNEWS.ID – Serikat Mahasiswa Ciamis menyatakan akan terus mengawal proses penanganan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang diduga melibatkan oknum anggota Polsek Banjarsari. Mahasiswa menilai proses penegakan hukum harus berjalan secara profesional, transparan, dan tanpa adanya perlakuan khusus terhadap pihak yang terlibat.
Koordinator Serikat Mahasiswa Ciamis, Robi, menegaskan bahwa masyarakat berhak mengetahui perkembangan penanganan kasus tersebut. Menurutnya, institusi kepolisian harus menunjukkan komitmennya dalam menegakkan hukum secara adil demi menjaga kepercayaan publik.
“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Jangan sampai ada kesan bahwa perkara ini dibiarkan berlarut-larut atau tidak ditangani secara serius. Semua pihak harus diperlakukan sama di hadapan hukum,” ujar Robi dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).
Robi mendesak agar penyelidik segera memberikan kepastian hukum melalui tahapan yang jelas dan terbuka kepada publik. Ia juga meminta agar hasil pemeriksaan yang telah dilakukan dapat disampaikan secara transparan guna menghindari munculnya spekulasi di tengah masyarakat.
Baca juga: BEM Nusantara DIY Mengajukan AMicus Curiae Ke Mahkamah Konsitusi
“Selain itu, kami juga berharap adanya konferensi pers resmi agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak simpang siur,” tegasnya.
Menurut Robi, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam menjaga integritas institusi penegak hukum. Ia menilai langkah tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa tidak ada upaya untuk melindungi oknum yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
Serikat Mahasiswa Ciamis juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal proses hukum secara objektif dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Namun demikian, mereka menegaskan bahwa setiap laporan yang telah masuk harus diproses secara serius sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Baca juga: Polsek Kawali Bersama Kelompok Tani Desa Kawalimukti
“Kami tidak ingin ada tebang pilih dalam penegakan hukum. Jika memang ditemukan adanya pelanggaran pidana, maka proses hukum harus berjalan sebagaimana mestinya. Sebaliknya, jika tidak terbukti, hal itu juga harus disampaikan secara terbuka kepada publik,” pungkas Robi.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih terus melakukan penanganan terhadap laporan yang dimaksud. Serikat Mahasiswa Ciamis menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus tersebut sebagai bentuk kontrol sosial dan partisipasi masyarakat dalam mengawal penegakan hukum yang berkeadilan.
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Follow Instagram MCNNEWS.ID
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook






















