Penulis: Bang Sufi
Editor: Tim mcnnews.id
CIAMIS, MCNNEWS.ID – Semangat regenerasi kepemimpinan mulai tampak nyata di lingkungan Pemerintah Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis. Melalui proses seleksi perangkat desa yang berlangsung pada Kamis (2/7/2026), Yudi Ramdani berhasil meraih nilai tertinggi dan resmi ditetapkan sebagai calon Kepala Dusun Citulang.
Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Desa Tanjungsari dalam menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang lebih profesional, transparan, serta memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam pembangunan di tingkat desa.
Seleksi Kepala Dusun Citulang sendiri dilaksanakan secara terbuka dengan beberapa tahapan penilaian yang telah ditetapkan panitia. Proses tersebut bertujuan menghasilkan aparatur desa yang memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Berdasarkan berita acara panitia seleksi, Yudi Ramdani berhasil memperoleh skor akhir 68,65, mengungguli peserta lainnya, Andreana Rizki Firdansyah, yang memperoleh nilai 56,73.
Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Yudi sebagai calon Kepala Dusun Citulang yang akan melanjutkan tahapan administrasi sebelum resmi dilantik sebagai perangkat desa.
Penetapan Belum Menjadi Tahap Akhir

Kepala Desa Tanjungsari, Maman Supriatman, S.Pd., menjelaskan bahwa penetapan hasil seleksi bukanlah tahapan terakhir dalam proses pengangkatan perangkat desa. Masih terdapat mekanisme administrasi yang harus dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami akan mengajukan permohonan kepada Bupati Ciamis untuk penerbitan nomor induk perangkat desa. Setelah seluruh administrasi selesai, baru dilanjutkan dengan agenda pelantikan kepala dusun terpilih,” ujarnya.
Menurut Maman, seluruh tahapan tersebut merupakan bagian dari prosedur resmi yang harus dilaksanakan agar pengangkatan perangkat desa memiliki dasar hukum yang jelas sekaligus menjamin proses berlangsung sesuai regulasi.
Ia menambahkan, Pemerintah Desa Tanjungsari berkomitmen menjaga proses seleksi tetap objektif dan akuntabel sehingga mampu menghasilkan aparatur desa yang benar-benar siap mengemban amanah masyarakat.
Regenerasi Aparatur Desa Didominasi Generasi Muda
Maman mengungkapkan bahwa Desa Tanjungsari saat ini sedang menjalankan regenerasi kepemimpinan di tingkat kewilayahan. Sejumlah jabatan kepala dusun telah diisi oleh generasi muda dengan rentang usia sekitar 20 hingga 26 tahun.
Menurutnya, regenerasi tersebut bukan sekadar pergantian personel, melainkan bagian dari strategi pembangunan desa agar pemerintahan mampu mengikuti perkembangan zaman, khususnya dalam bidang pelayanan publik dan pemanfaatan teknologi informasi.
Ia menilai kehadiran aparatur muda membawa semangat baru dalam birokrasi desa. Generasi muda dinilai lebih adaptif terhadap perkembangan digital, memiliki kreativitas tinggi, serta mampu membangun komunikasi yang lebih efektif dengan berbagai kalangan masyarakat.
“Anak muda memiliki semangat dan kreativitas yang dibutuhkan desa. Namun, mereka juga harus terus belajar memahami kebutuhan masyarakat serta menjadikan pelayanan sebagai prioritas utama,” katanya.
Meski demikian, Maman menegaskan bahwa semangat muda harus tetap diimbangi dengan kedewasaan dalam mengambil keputusan, kemampuan mendengar aspirasi warga, serta komitmen menjaga nilai-nilai pelayanan publik.
Kepala Dusun Menjadi Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat
Lebih lanjut, Maman berharap Yudi Ramdani dapat menjalankan amanah sebagai Kepala Dusun Citulang dengan penuh tanggung jawab apabila nantinya resmi dilantik.
Menurutnya, kepala dusun merupakan ujung tombak pemerintahan desa karena berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari. Berbagai persoalan administrasi, pelayanan, hingga penyelesaian permasalahan sosial di lingkungan warga umumnya berawal dari tingkat kedusunan.
Oleh sebab itu, seorang kepala dusun dituntut memiliki kemampuan komunikasi yang baik, memahami kondisi wilayah, serta mampu menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah desa.
Ia juga berharap regenerasi yang tengah berjalan dapat menciptakan pemerintahan desa yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus mampu melahirkan inovasi-inovasi baru dalam pelayanan publik.
Yudi Ramdani Siap Mengemban Amanah
Sementara itu, Yudi Ramdani mengaku bersyukur atas hasil seleksi yang telah diraihnya. Mahasiswa Universitas Islam Darussalam Ciamis tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia, pemerintah desa, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan selama proses seleksi berlangsung.
Ia menegaskan akan menjalankan tugas secara profesional apabila nantinya resmi dilantik sebagai Kepala Dusun Citulang.
Bagi Yudi, jabatan kepala dusun bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan ikut mendorong kemajuan desa.
Ia berharap dapat menjadi bagian dari perubahan positif di Dusun Citulang melalui pelayanan yang cepat, terbuka, responsif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Sebagai generasi muda, saya ingin ikut membawa Dusun Citulang menjadi lebih maju, aman, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mohon doa agar saya dapat menjalankan amanah ini dengan baik dan bijaksana,” tutur Yudi.
Regenerasi Menjadi Investasi Masa Depan Desa

Terpilihnya Yudi Ramdani menjadi salah satu wajah baru perangkat Desa Tanjungsari semakin mempertegas komitmen pemerintah desa dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang adaptif terhadap tantangan zaman.
Masuknya generasi muda ke dalam struktur pemerintahan desa diharapkan mampu menghadirkan keseimbangan antara pengalaman aparatur senior dengan semangat inovasi yang dimiliki kaum muda. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pembangunan desa yang berkelanjutan.
Dengan proses seleksi yang dilakukan secara terbuka dan berorientasi pada kompetensi, Pemerintah Desa Tanjungsari berharap lahir aparatur desa yang tidak hanya memiliki kemampuan administratif, tetapi juga mampu menjadi pelayan masyarakat yang amanah, profesional, dan dekat dengan warga.
Regenerasi yang terus berjalan di tingkat perangkat desa diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pemerintahan desa yang modern, adaptif, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat sebagai prioritas utama.
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Channel Whatsapp
Follow Instagram MCNNEWS.ID
Ikuti update berita MCNNEWS.ID di Facebook






